Sunday, January 22, 2012

Blackberry Baca Buku dan Berkarya

Blackberry Baca Buku dan Berkarya

by Anas Rumahbaca on Friday, January 6, 2012 at 11:06pm
Assalamualaikum, permisi berbagi cerita:Entah mengapa, akhir-akhir ini makin banyak orang yang bagi-bagi nomor pin blackberry, minta diinvite pin BBnya itu. apalagi ada promo 3 bulan cuma 49 ribu? apa iya? apakah anda sudah mencoba?.

beberapa tahun yang lalu ada niat ikutan BB, tapi saya batalkan, sampai akhirnya, pulang dari bandung ada yang membawa black bery baru,wah... lumayan ada yang memberi hadiah yang tidak disangka sangka diluar perhitungan (bahasa kerennya ghairu hisab, ghairu=tanpa, hisab=perhitungan). kami semua bersuka cita
blackberi ini tidak perlu setting dan pin, cuma perlu air saja
air untuk mencuci
baca doa lalu

langsung kami gigit blackberry hitam manis itu... segar... mak nyios... :) ini dia BBnya
blackberry

kenyang makan blackberry, lanjut mengetik buku bertema haji untuk KBIH, karena bahasa arabnya banyak, lebih enak kkita mengetiknya pakai netbook yang kobornya sdh ditempeli stiker arabic, kecuali anda sudah hapal nggak perlu lihat kibord/keypad, keypad qwerty saja belum hapal semua, apalagi key arabic :)
ini dia

capek ngetik, ada sebuah karya mini atur unik, terbuat dari kertas warna sebagai pelapis kertas duplex, maka jadilah karya mainan unik modal kurang dari 10 ribu, bandingkan kalau beli di toko yang plastik modalnya perlu uang ratusan ribu
ni dia :) berhasta karya (bahasa jadul hehe) saya foto deh sambil tiarap di lantai: ada Pajero, Honda, Motor suzuki skywave, n dibelakangnya ada TV LG jadul :)

rumah mini karya ibu nel dan zahra

btw, segala sesuatu harus dimanfaatkan menjadi karya, baik itu karya tulis, tulislah apa yang ada, yang bermanfaat , tulislah maka yang bermanfaat itu akan berlipat ganda,

contohnya buku ini
buku yang mengangkat citra buaya, yang citranya buruk apalagi bila disandingkan dengan kata  .... darat, kini citra buaya itu mudah2an menjadi kembali baik dg buku uniknya buaya dengan bahasa sederhana , :)


di bawah ini juga buku terlaris, sekarang dicetak dengan kertas impor bookpaper , isi nya tentang orang orang sering taaruf dengan niat menikah dan tidak niat menikah, kata pembacanya, buku ini ceritanya lucu..., karenaa diambil dari basis kisah nyata, sehingga logis ceritanya, dibanding kisah full khayalan. keseringan taaruf, kalau anda lelaki (jaka) maka anda jaka tarub, eh jaka taaruf :)
Softcover glossy Kertas A5 (14x21cm) kertas import: Bookpaper 91 halaman Harga 35.000 (belum ongkir

kalau ada yang berminat memiliki buku tsbKetik SMS NAMA.KOTA.JUDUL BUKU.JMK BUKU
CONTOH :  FULAN.BOGOR.JAKA TAARUF.DUA
KE 021 993 67 327
· · · Share · Delete

Tuesday, November 15, 2011

Tidur Yang Teratur

Tidur yang baik itu teratur, mulai dari persiapan, sebelum, saat dan sesudah bangun tidur.

Persiapan Tidur

  • Usahakan tidur sesegera mungkin (setelah isya) 
  • jangan bikin kegiatan walaupun itu pengajian, agar mudah tahajjud. 
  • Jangan memaksakan begadang bila tiada artinya
  • Bersihkan tangan kaki dan tubuh agar terhindar dari bahaya saat tidur
  • Matikan api (periksa dapur)
  • Baca doa, kalau lupa, atau belum hapal,  tanyalah pada  anak TPA atau TK yang biasanya mereka sangat hapal 

Saat mulai tidur:
  • Miring ke kanan

Bangun tidur
  • Baca doa
  • Cuci tangan
  • Shalat subuh
  • Jangan tidur lagi setelah subuh


Rujukan ilmiah dan shahih



Jangan memaksa dirimu berjaga (tidak tidur) pada malam hari karena kamu tidak mampu melakukannya. Bila seseorang mengantuk maka hendaklah dia tidur di tempat tidurnya sendiri dan itu lebih aman. (HR. Ad-Dailami)

Barangsiapa tidur dan tangannya masih berbau atau masih ada bekas makanan dan tidak dicucinya lalu terkena sedikit gangguan penyakit kulit maka janganlah menyalahkan kecuali dirinya sendiri. (HR. Ibnu Hibban dan Abu Dawud)

Jangan membiarkan api tetap menyala di rumahmu selama kamu tidur. (HR. Bukhari)

Apabila seorang bangun tidur jangan langsung memasukkan tangannya ke dalam ember (bak) air sehingga mencucinya lebih dulu tiga kali. Sesungguhnya dia tidak mengetahui dimana tangannya bermalam atau dimana tangannya melayang. (HR. Abu Dawud)

Seusai shalat fajar (subuh) janganlah kamu tidur sehingga melalaikan kamu untuk mencari rezeki. (HR. Ath-Thabrani)

Saturday, November 12, 2011

Cari Jodoh dan Kerja Di Pabriknya

"Kenapa.... belum dapat jodoh?"  
Barangkali belum datang ke Pabriknya jodoh"
"Pengen gak dapat jodoh?"
"Emang di mana ada pabrik jodoh?"
"ente sih belum tahu....

"Mas mau kemana?"
"Mau cari kerja, ke jakarta"
"Cari di mana? jakarta?, eh ente salah jalan, mampir sini  di Pabriknya (tempat atau rumahNYA maha pemilik pabrik dan perusahaan kamu lewati?

Pagi ini, ada dua orang yang memberi peringatan, biasanya orang terlalu mengandalkan logika dan dunia, sehingga lupa.

Begitulah si Mas Manusia mncari kerja tanpa mengadu dan tanpa minta pada Allah tempat mengadu dan meminta.

maka minta dan berdoalah LEBIH DAHULU 
kepada?
kepada Allah SWT.

Monday, October 17, 2011

Adakah Cara Sederhana Menghapus Perselisihan?



tahukan? mengapa tentara, pramuka ataupun sekolah mengadakan pendidikan baris berbaris?
apa sih untungnya berbaris rapi? memangnya sekolah bisa jadi pintar cuma dengan berbaris?
nggak juga kan?

memang kalau mau cerdas harus rajin belajar, tapi bagaimana bisa belajar dan pintar bila banyak perselisihan yang mengganggu pelajaran, berbaris rapi dan rapat adalah cara menghapus perselisihan, ini bukan kata saya tapi kata nabi ada ancaman berupa akibat yang akan ditimbulkan bilamana shaf dibiarkan renggang dan tidak lurus.
ancaman berupa akibat yang akan ditimbulkan bilamana shaf dibiarkan tidak lurus.
bersabda: “”Hai hamba-hamba Allah, kalian benar-benar meluruskan barisan kalian (jika tidak) Allah akan (menimbulkan perselisihan) di antara wajah-wajah kalian.” (HR Muslim dan Ahmad)
Perselisihan antara wajah dapat juga bermakna : munculnya perbedaan cara pandang dalam berbagai masalah kehidupan.yang dapat mengakibatkan terjadinya perpecahan di tengah umat


Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam pernah memperingatkan para sahabat agar mengisi celah-celah rengang di antara shaf sholat berjamaah Sebab bila celah-celah tersebut dibiarkan renggang sehingga masih bisa termasuki anak kambing


Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam (dengan izin Allah) dapat melihat  syetan menyelinap di dalam barisan orang-orang yang sholat berjamaah tersebut




dg makin renggangnya shaf, dikhawatirkan makin banyak syetan yang menyusup meramaikan barisan sholat berjamaah di masyarakat kita selama ini Tidak mengherankan bilamana sholat kita selama ini tidak terlalu memberikan nilai  mencegah dirinya dari berbuat keji dan mungkar. bisa jadi shaf rengganglah salah satu penyebabnya


sehingga wajarlah bila
Khalifah Umar bin Khattab radhiyallahu ’anhu pun sangat tegas dalam soal barisan sehingga beliau pernah meluruskan shaf barisan sholat berjamaah dengan pedangnya




rujukan.
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُسَوِّي صُفُوفَنَا
حَتَّى كَأَنَّمَا يُسَوِّي بِهَا الْقِدَاحَ حَتَّى رَأَى أَنَّا قَدْ عَقَلْنَا عَنْهُ
ثُمَّ خَرَجَ يَوْمًا فَقَامَ حَتَّى كَادَ يُكَبِّرُ فَرَأَى رَجُلًا
بَادِيًا صَدْرُهُ مِنْ الصَّفِّ فَقَالَ عِبَادَ اللَّهِ
لَتُسَوُّنَّ صُفُوفَكُمْ أَوْ لَيُخَالِفَنَّ اللَّهُ بَيْنَ وُجُوهِكُمْ
Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam selalu meluruskan shaf kami, sehingga beliau seolah-oleh meratakan anak panah sehingga beliau melihat bahwa kami telah memahaminya. Kemudian suatu hari beliau keluar (untuk menunaikan sholat), lalu berdiri hingga ketika hampir mengucapkan takbir, beliau melihat seorang lelaki dadanya keluar (menonjol) dari shaf, maka beliau bersabda: “”Hai hamba-hamba Allah, kalian benar-benar meluruskan shaf kalian (jika tidak) Allah akan (menimbulkan perselisihan) di antara wajah-wajah kalian.” (HR Muslim dan Ahmad)
سَوُّوا صُفُوفَكُمْ فَإِنَّ تَسْوِيَةَ الصُّفُوفِ مِنْ إِقَامَةِ الصَّلَاةِ
“Luruskanlah shaf kalian, karena meluruskan shaf termasuk tegaknya sholat.” (HR Bukhary)
سَوُّوا صُفُوفَكُمْ فَإِنَّ تَسْوِيَةَ الصُّفُوفِ مِنْ تَمَامِ الصَّلَاةِ
“Luruskanlah shaf kalian, karena meluruskan shaf termasuk kesempurnaan sholat.” (HR Ibnu Majah)
أَلَا تَصُفُّونَ كَمَا تَصُفُّ الْمَلَائِكَةُ عِنْدَ رَبِّهِمْ جَلَّ وَعَزَّ
قُلْنَا وَكَيْفَ تَصُفُّ الْمَلَائِكَةُ عِنْدَ رَبِّهِمْ
قَالَ يُتِمُّونَ الصُّفُوفَ الْمُقَدَّمَةَ وَيَتَرَاصُّونَ فِي الصَّفِّ
“Tidakkah kalian berbaris sebagaimana berbarisnya para malaikat (dengan rapih) di hadapan Rabb mereka?” Maka kami bertanya: ”Ya Rasulullah, bagaimanakah berbarisnya para malaikat di hadapan Rabb mereka?” Beliau bersabda: “Mereka menyempurnakan shaf-shaf pertama dan merapatkan shaf.” (HR Abu Dawud, An-Nasai, Ibnu Majah dan Ahmad)
رُصُّوا صُفُوفَكُمْ وَقَارِبُوا بَيْنَهَا وَحَاذُوا بِالْأَعْنَاقِ
فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنِّي لَأَرَى الشَّيْطَانَ
يَدْخُلُ مِنْ خَلَلِ الصَّفِّ كَأَنَّهَا الْحَذَفُ
“Rapatkanlah shaf-shaf kalian, saling berdekatanlah, dan luruskanlah dengan leher-leher (kalian), karena demi Dzat yang jiwaku berada di dalam genggamannya, sesungguhnya aku melihat setan masuk dari celah-celah shaf seakan-akan dia adalah kambing kecil.” (HR Abu Dawud)
وَأَقِمِ الصَّلَاةَ إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ
”... dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.” (QS Al-Ankabut ayat 45)
مَنْ وَصَلَ صَفًّا وَصَلَهُ اللَّهُ وَمَنْ قَطَعَ صَفًّا قَطَعَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
“Barangsiapa menyambung suatu shaf, niscaya Allah menyambungnya (dengan rahmatNya). Dan barangsiapa yang memutuskan suatu shaf, niscaya Allah memutuskannya (dari rahmatNya).” 
(HR An-Nasai)

Ya Allah, sayangi kami semua, agar kami senantiasa lurus dan rapatnya barisan sholat berjamaah kami.
Ya Allah, terimalah seluruh ’amal sholeh kami semua. Aamiin

Monday, October 10, 2011

[Kisah Nyata] Pintu bisa "Bicara"

Dear blogspoter!
Hari (pagi) ini ada kejadian lucu di sekolah, gini...
Di sebuah sekolah  (saya rahasiakan lokasinya) agar tidak dikeramatkan hehe

Tet.....tet... tet.... Bel masuk berbunyi, anak berseragam putih merah berlarian masuk kelas, tapi sebagian anak yang super aktif keluar kelas lagi berlarian di koridor. 

delapan belas menit sudah berlalu, ...
bapak dan ibu guru belum juga masuk kelas (entah mereka sibuk apa di ruang guru)

akhirnya beberapa guru mulai mendekati kelas, sebut saja guru Fulan A, sementara anak-anak murid yang super aktif itu sedang bermain pintu kelas, mereka kaget ketika guru Fulan A datang, tiba-tiba pintu yang tertutup itu tidak bisa dibuka lagi. walau sudah didorong dorong

ada satu murid yang berlagak jagoan (pahlawan bertopeng kali :), dia mencoba mendobrak seperti gaya mendobrak pintu di film atau sinetron

Brak! , aduh,,,, pintu tak terbuka, si anak terjatuh sambil nyengir meringis, pendobrakan pintu oleh anak kecil itu hanya menimbulkan suara keras

suara keras membuat para murid tetangga kelas berhamburan keluar dan bu guru Fulan B datang ikut menghampiri.

beberapa menit guru Fulan A, berdiri saja menunggu pintu dibuka, dan berkata, "Panggil pak C", anak murid segera memanggil pak C office boy sekolah

Pak C datang, membawa alat obeng dan perkakas lainnya, belum sempat pak C menyentuh gagang pintu, ternyata pintunya terbuka

"hu uh, jadi ngerjain gue aje" kata pak office boy

Hahahaha, murid murid yang super aktif tertawa dan murid yang adem ayem terkunci ci dalam ikut tersenyum

sepertinya, alam tidak diam, walaupun dia hanya sebuah daun pintu
sang pintu (alam) "mengerjai" sang guru, dan juga office boy sekolah itu

hikmah kejadian nyata pagi ini...

subhanallah, sang pintu juga bisa "bicara" berpesan



murid-murid jangan mainkan aku, dan guru jangan telat masuk ke melewatiku

alam ini termasuk pintu itu bisa "bicara" dalam al Quran istilahnya bertasbih mengingat Allah, tetapi hanya sedikit manusia yang mengerti tasbih mereka.


"Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. 

 Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, 

tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. 

Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.

(Al Israa 44)